Schizofrenia dan Cara Mengatasinya

by on

Schizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya mengalami delusi, berkhayal, pikiran kacau, dan perubahan perilaku. Teori ini hampir sama dengan gejala bipolar, akan tetapi schizofrenia ketika mengalami perubahan perilaku berlangsung lama. Tidak dengan bipolar dengan perasaan yang dapat berubah secara ekstrim di waktu yang sama dengan cepat. Bagaimana schizofrenia dan cara mengatasinya? Apakah masih bisa diobati?

Hati-hati penyakit schizrofenia bisa terjadi pada siapa saja baik pria maupun wanita. Kondisi ini diduga berisiko terbentuk karena kombinasi dari faktor psikologis, fisik, genetik, dan lingkungan.

Seseorang yang mengalami schizofrenia dan cara mengatasinya lebih suka menyendiri untuk menenangkan diri. Lebih tepatnya mereka akan melampiaskan kekesalannya pada dirinya sendiri karena kondisi hati dan pikiran tidak tenang dengan cara menyalahkan diri sendiri sambil berbicara pada dirinya sendiri pula. Kebanyakan orang menyebutnya schizrofenia dengan kata lain keadaan di mana seseorang tidak bisa menerima kenyataan tentang suatu masalah yang tidak pernah diinginkannya.

Penyakit schizrofenia harus segera disembuhkan lebih dini sejak, oleh sebab itu begitu mengalami cirri-ciri gangguan jiwa ini segera bawa ke psikiater atau dokter spesialis gangguan jiwa. Bisa juga melakukan terapi perilaku kognitif dengan obat-obatan antipsikotik. Untuk memperbesar peluang sembuh, pengobatan juga harus ditunjang oleh dukungan dan perhatian dari orang-orang terdekat.

Bila kamu menemukan kerabat dekat yang mulai mengalami gejala awal gejala schizofrenia dan cara mengatasinya adalah dengan segera bawa ke dokter.

You may also like

Leave a Comment

Your email address will not be published.