Review Buku Menggapai Bahagia

Keterangan Buku

Judul Buku : Menggapai Bahagia
Penulis : Ernawati Lilys, dkk
Penerbit : Mecca Publishing

Kontributor :

TIM KJB Batch 4 (Atikah Abdullah, Atin Shodiq, Dewi Alie, Dewi Susanti, Dian Wisnuwardhani, Erlina Kristya Umiyah, Ernawati Lilys, Fakhru Dien, Himetimur, Husnul Khatimah, Mugirahayu, Muhammad Nurdin Naim, Nurhasanah, Nurul Salwa, Karimah El Shanny, R. Resvita, Rahmiwati Sandi, Saphira Pebriana Sara Azna, Sarip Hidayat, Siti Marfungah, Ummu Ahmad, Ummu Rofiqoh Handayani, Wahyu Semesta, Widodo)

Sinopsis Buku :

Bahagia? Itu adalah kata yang mudah dan sering diucapkan, tetapi sulit dideskripsikan. Bahagia merupakan suatu penghayatan personal berdasarkan standar pribadi, bukan standar orang lain atau masyarakat. Syarat menjadi bahagia itu mudah, yaitu bisa menciptakan standar kebahagiaan sendiri dengan kriteria yang sederhana, misalnya saat kita bisa tersenyum kepada orang lain, pada saat itulah kita merasa bahagia.

Sebuah alasan mengapa harus bahagia, mengapa dengan jiwa bahagia hidup kita menjadi lebih tenang, mengapa dengan cara bersyukur (menerima keadaan, dan membahagiakan diri) stress hilang.
Terkadang kesedihan , kesenangan bisa terekam indah dengan jejak tulisan dan jadi inspirasi bagi orang lain.

Kita pernah sedih, tapi dari kesedihan itu kita akan belajar arti bersyukur. Kita pernah berduka, tersakiti, gagal, terpuruk tapi dari sana kita belajar bagaimana kita bangkit dan menyulapnya menjadi sebuah ladang kebahagiaan.

Bahagia itu pilihan. Ya, sering kali saya mendengar orang berucap bahwa bahagia adalah pilihan. Happiness is not found, it is created. Jadi, sekali lagi, mari bersama-sama menciptakan kebahagiaan kita. Jangan menunggu orang lain datang membawakan kebahagiaan untuk kita. Ubah locus of control kita mulai saat ini. Apa itu locus of control? Locus of control merupakan derajat keyakinan, seberapa yakin kita bahwa kitalah yang memegang kontrol terhadap apa yang terjadi dengan kehidupan kita. Kembangkan locus of control internal, bukan locus of control external.

Perasaan tenang dan tenteram dapat dijadikan ukuran kebahagiaan seorang muslim, sesuai dengan yang tertulis di Alquran surah Al-Fath ayat 4, “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allahlah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui dan Maha bijaksana.”

Memang, hidup itu butuh pengorbanan. Untuk meraihnya, kita butuh mengaduk secangkir kesabaran dan meneguknya dengan ikhlas. Itulah ilmu kehidupan yang tak ada di universitas mana pun.

Cuplikan-cuplikan tulisan di atas merupakan perenungan dari para penulis dalam Menggapai Bahagia. Buku yang ditujukan untuk saling menyemangati dan juga saling menginspirasi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GrisSee.com Copyright @ 2016 – Support Dokter Website Indonesia